Showing posts with label Prabowo Subianto. Show all posts
Showing posts with label Prabowo Subianto. Show all posts

3 Video Wajib di Tonton yang Menjelaskan Kasus Mei 1998

Blognya Anjrah - Sabtu, 14 Juni 2014 Mayjen (purn) Kivlan Zein, bekas anak buah Prabowo Subianto di Kostrad melakukan pembelaan terhadap calon presiden (capres) yang berduet dengan Hatta Rajasa itu dari serangan negatif tentang surat keputusan Dewan Keputusan Perwira (DKP).

Kivlan bahkan menyoroti senior-seniornya di TNI yang terus menyudutkan Prabowo dengan berbagai pernyataan tentang penyebab mantan Danjen Kopassus itu diberhentikan dari ABRI pada 1998.

Tambahan lagi dari Pak Suryo Prabowo …

Surat DKPnya cacat hukum. Dan banyak keterangan lain yang pada akhirnya mustinya tim jenderal di kubu jokowi makin malu dibuatnya. Mana jiwa korsanya, mana? hanya demi kepentingan politik sesaat melalaikan sesuatu yang puluhan tahun sudah dibina dan dijaga.

Nih buktinya dari Panglima TNI yang Sekarang saja, bukti dokumen DKP itu tidak ada. Masya Allah sarat dengan politis demi menjatuhkan Prabowo ada mafia jenderal yang bekerja.

Mau pake dalil apa lagi nuduh prabowo sebagai penculik dan dipecat dari TNI? Semangat banget nyebar fitnah.

Alasan Rasional memilih Prabowo Hatta

BOCAR BOCOR.... BOCAR BOCOR.......
------------
SEBELUM 9 Juli nanti, para calon pemilih masih punya waktu untuk menimbang-nimbang calon presiden mana yang lebih baik buat Indonesia hari ini dan ke depan.
Bagi pemilih rasional dan pemilih yang belum memutuskan, masih bisa berubah pilihan, termasuk saya, kalau anda bisa meyakinkan bahwa visi Prabowo lebih baik dari Jokowi atau sebaliknya.
Sedangkan untuk pemilih emosional, yang berprinsip “Pokoknya no satu; pokonya no dua”. Tulisan ini tak banyak gunanya.
Pemilih rasional tidak bisa dibombardir dengan janji-janji: Kami akan membebaskan biaya sekolah, kami akan menyediakan lapangan kerja bagi sekian juta rakyat, kami akan menaikkan gaji buruh, kami akan menurunkan harga pangan, dan semacamnya.
Pemilih rasional akan bertanya: bagaimana caranya, umpamanya, membebaskan biaya sekolah itu?
Nah, kita perlu bersama-sama menelaah apakah program masing-masing calon cukup realistis, bernilai strategis atau sekedar keinginan.
Kita pilih program ekonomi, sebab bidang ini paling penting dan sangat menentukan. Program-progam lain tidak akan terwujud bila program ekonomi tidak berjalan.
Kita mulai dari Jokowi-JK. Inti program ekonomi pasangan adalah:

Ekonomi Berdikari
Mencapai pertumbuhan ekonomi 7persen
Pembangunan Koperasi dan UMKM
Membangun industri Maritim
Membangun pasar-pasar tradisional dan pertanian
Membangun jalan baru sepanjang 2000 km di Sumatra dan luar Jawa
Kartu Sehat untuk seluruh rakyat Indonesia
Kartu Pintar untuk seluruh usia sekolah
Untuk mewujudkan ini, strategi Jokowi-JK adalah:
Meningkatkan investasi pengusaha nasional dan daerah; memudahkan perizinan usaha;
Membangun pendidikan, yang akan menghasilkan manusia-manusia produktif. Produktifitas yang meningkat akan meningkat daya saing ekonomi.
Penghematan APBN lewat E-budgeting, E-auditing, E-purchasing.

Sedangkan inti program ekonomi Prabowo-Hatta adalah:
Ekonomi Kerakyatan
Alokasi minimal satu milyar rupiah untuk setiap desa dan kelurahan
Menaikkan penghasilan rata-rata rakyat Indonesia dari Rp3 juta per bulan menjadi Rp6 juta per bulan, di ujung masa pemerintahan 5 tahun.
Menambah lahan sawah dua juta hektare
Menyiapkan dua lahan juta hektar untuk bio-ethanol
Membangun 3 ribu kilometer jalan, 4 ribu km jalan kereta api, delapan pelabuhan
Mendirikan bank tani dan nelayan, bank koperasi dan lembaga tabungan haji
Prabowo-Hatta merancang strategi:
Ekonomi jalan tengah berdasarkan pasal 33 UUD 45, yakni penguasaan sumber-sumber daya alam
Perlindungan terhadap golongan rakyat yang tertinggal
Membuka investasi asing yang tidak mematikan ekonomi rakyat
Pengalihan dana secara besar-besaran dari kota ke desa-desa, antara lain melalui dana bergulir.
Mari kita beri apresiasi kepada keduanya. Program ekonomi keduanya bagus.

Bagi kita, rakyat yang ingan pintar dan memilih secara rasional, pertanyaannya adalah: Apakah program kedua calon itu bisa dilaksanakan? Tentu, kedua calon akan menjawab bisa. Tapi kita tak ingin pengyakinan, kita ingin melihat alasan yang masuk akal.

Pernyataan Jusuf Kalla Menit Mengenai Jokowi Belum Pantas Jadi Capres

Blognya Anjrah - Bagi yang mencari video Pernyataan Jusuf Kalla Menit Mengenai Jokowi Belum Pantas Jadi Capres bisa menyaksikan kutipan berikut. Perhatikan pada menit ke 2:30.


Saksikan silakan sebelum didelet videonya dari youtube. Biasanya anak anak jasmev akan alergi sama ginian. Karena bisa minciderai pencitraan capres dewa pujaaanya. :).

Negara Tidak Bisa Membiayai Pencitraan Fahri Hamzah

Temans,
Hari ini, ada penyerahan LHP Pemda DKI.
LHP adalah laporan hasil pemeriksaan BPK.
Atas kepatuhan..
Laporan itu,
Seperti laporan pemeriksaan Pemerintah pusat,
Diserahkan kepada LEgislatif, DPRD.
Mari kita lihat,
Apakah E-Government,
Apakah e-procurement,
Apakah e-budgeting,
Dll itu...
Nyata atau khayalan...
Dalam kasus Solo,
Jelas sudah bahwa,
Jokowi itu pedagang,
Bukan pemimpin,
Dia hanya berkepentingan
dagangannya laku.
Maka semua hal,
Dalam pemerintahan,
Kepentingannya adalah peresmian
(Masuk Media dapat nama)
Selanjutnya ‪#‎nggakMikir‬
Dia merasa,
Kalau sudah laku dan dapat untung selesai,
Dia merasa,
Kalau sudah peresmian selesai...
(Otak dagang)
Maka jangan heran,
Yang kayak begini,
Meninggalkan banyak masalah...
Nampak di bukunya,
Solo adalah bukti.
DKI di depan mata kita,
Kita melihat banyak masalah.
Tapi ditutupi.
Pencitraan kuat sekali.
Industri media punya mau.

Jokowi Aneh, Masak Pakai Drone Satelitnya Pinjem Dari Negara lain

Blognya Anjrah - Sebetulnya soal Drone tadi Jokowi langsung di Skak Mart oleh Pak Prabowo dengan penjualan Indosat. Aslinya dia ngomong drone,... mungkin kagak ngerti,.......... bahwa untuk menjalankan drone kita musti punya hulunya,......... yaitu satelite. Kalau kita gak punya satelite,...... mau ngomong industri peralatan berbasis teknologi canggih terus gimana ceritanya. ...............Padahal satelitenya sudah dijual Bu Mega.
Pak Prabowo dalam hal ini, ......sebetulnya menggurui Jokowi..."he, anda jangan ngomong soal drone........drone tapi basicnya untuk menjalankan drone itu anda gak ngerti......... Masak berkait dengan ketahanan negara, satelitenya musti pinjam dulu............... Lha kenapa dulu Ibundamu malah menjual aset strategis kita (satelit) , dan setelah sekarang kita gak punya satalit anda bilang..drone..drone"

Eh Jokowi menjawabnya lari ke krisis dan harus menjual Indosat. Tapi yg menggelitik hati saya sebetulnya jawabannya yg terlihat ngawur, "saat itu kita punyanya itu ya kita jual barang itu ".....hadeuhhh tolong deh di putar bagian itu. 
Eh Pak Jokowi,....... sungguh suatu hal yang kurang cerdas (mohon maaf), kalau anda menjawab demikian...... Kita saat itu tidak hanya punya itu, kita punya 200 lebih BUMN, kalau toh terpaksa menjual aset , pilih yang jangan strategis.

Real Nih, Kata Tetangga Mengenai Prabowo

Calon Presiden Prabowo Subianto bersama ternak miliknya di kawasan Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat (Foto: Dok Okezone)

Sosok Prabowo Subianto kini tengah menjadi sorotan jutaan pasang mata rakyat Indonesia. Tak jarang dalam berbagai kesempatan mantan petinggi militer ini selalu mendengung-dengungkan jargon pemberdayaan masyarakat, terutama di sektor pertanian dan kelautan.

Lantas bagaimana keseharian ketua dewan Pembina Partai Gerindra yang kini tengah meniti jalan menuju Istana tersebut?

Para tetangga di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, mengungkap keseharian Prabowo. Di mata mereka Prabowo dianggap sebagai sosok yang bisa mengayomi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Jauh dari stigma pelanggar HAM yang acapkali dituduhkan para lawan politiknya.

Betapa tidak, Prabowo telah membantu mengangkat taraf hidup dan perekonomian warga sekitar. Lebih dari 80 persen penduduk desa setempat dipekerjakan di rumah Prabowo. Dia juga sangat perhatian dengan memberikan bantuan permodalan baik kepada para petani, peternak, maupun pelaku usaha kecil dan menengah. Sikap santunnya juga membuat dia semakin disegani.

“Pak Prabowo memberikan bantuan modal bagi yang ingin berwiraswasta, memberikan bibit tanaman yang bisa diolah untuk warga sekitar hingga mempekerjakan warga sekitar,” ungkap Anwar, warga Desa Bojong Koneng.

Penuturan serupa juga disampaikan warga lainnya, Iyan. Menurut dia, banyak tetangganya yang dipekerjakan untuk membantu di rumah Prabowo yang memiliki ternak kambing, sapi, kuda serta lahan pertanian. Selain diberikan upah yang layak, Prabowo juga mempersilahkan warga mengambil hasil panen dari tanaman yang dibudidayakan.

“Pak Prabowo juga sering membantu warga sekitar dengan cara memberikan pelatihan cara bercocok tanam dan memelihara ternak yang menghasilkan. Karena itu kami sangat berharap Pak Prabowo terpilih untuk menjadi presiden mendatang,” sambung Hety, warga lainnya.

http:// www. suaranews .com/2014/06/tetangga-bongkar-perilaku-prabowo-yang.html

14 Jasa Kontribusi Prabowo Bagi Bangsa Indonesia

Ngamatin time line facebook, ada temen share mengenai artikel yang aku kasih judul disini 14 Jasa Kontribusi Prabowo Bagi Bangsa Indonesia. Silakan dicermati agar bisa menjadi bahan pertimbangan melihat lebih jelas mana yang ASLI mana yang PALSU Murni PENCITRAAN.
Ini adalah catatan malam saya, saya bukan profesor atau pun penulis, profesi saya hanya seorang Ibu rumah tangga yang sedang merantau di negeri orang, yang berusaha memahami pilihan yang ada saat ini di Indonesia, sebuah perenungan pribadi tentang nasib masa depan bangsa yang saya cintai.
Siapakah sosok yang pantas menjadi Presiden di Indonesia periode 2014-2019. 2 Bulan lalu, saya mengatakan Jokowi, saya terpana dengan popularitas dia di media massa yang hampir setiap harinya blusukan ke desa-desa. Waktu itu tidak terbesit di benak saya, orang lain selain Jokowi. Tapi kemudian, ketika sosok Prabowo mulai ditetapkan sebagai capres juga, saya kemudian mencoba mempelajari dia juga. Siapa sebenarnya dia? Lalu saya menemukan fakta-fakta ini yang tidak pernah saya tahu sebelumnya jika saya tidak membiarkan diri saya waktu itu untuk membaca dan membaca.
KEbaikan Kebaikan Prabowo

Setelah membaca dan mempelajari, sungguh saya malu pada diri saya sendiri, karna jasa-jasa dia sebagai patriot bangsa hampir saya tak mengetahui.
Beliau ternyata mempunyai sepak terjang dalam hidupnya yang telah banyak mengharumkan nama Indonesia tapi anehnya malah tidak pernah diangkat di media massa. Jika kita menggunakan akal jernih dan hati nurani kita, semestinya kita akan tergerak melihat prestasi dan jasa-jasa dia untuk bangsa kita. Dan saya pun mulai berpikir, ada apa dengan media massa di Indonesia? Saya pun melakukan banyak membaca lagi untuk menjawab semua kegelisahan saya tentang media massa di Indonesia dan siapa-siapa saja di belakang pemilik media massa yang selama ini sudah dipersiapkan memang untuk mengangkat nama Jokowi sejak beberapa tahun akhir ini. Ada agenda luar biasa ternyata di balik pembentukan karakter Jokowi selama ini.

Keanehan Peradilan DKP ke Prabowo Semakin Terkuak


Agak kritis mengenai Ramenya Mantan Jendral yang Sekarang Serang Prabowo. Dipikir dari sisi berbeda...

Ya.. Dari Pilpress kita bisa belajar banyak . kali bisa diambil hikmahnya buat bisnis online kita. Sperti pada berita terbaru sekarang, Komplotan jenderal jenderal atasan prabowo dulu yang terganbung jadi tim pemenangan Jokowi - JK mengapa terus mengungkit kasus mei..

Padahal,,, pada nggak inget apa. waktu kejadian itu terjadi, siapa yang jadi atasan? hehe,, Mengapa Jenderal Feisal Tanjung, Jenderal Wiranto, Jenderal Subagyo HS dan Jenderal Fachrul Razi yang merupakan atasan Langsung Letjen Prabowo kok seluruhnya melarikan diri dari tanggung jawab?

Anehnya, pada kasus mei. atasan atasan prabowo ini yang mensidang tuduhan kasus kejahatan yang di arahkan kepada prabowo.

Logikanya, yang menyidang mustinya orang lain yang secara struktural itu nggak terkena 'alur koordinasi' dan tanggung jawab pada peristiwa itu. hehe. pelan pelan rakyat yang cerdas kan terus memburu yang beginian ini.. hehe 

Mosok yang menyidang itu orang orang yang 'tak jauh jauh' dari kasus 'kejahatan' yang dituduhkan. sederhana aja, mereka pasti melarikan diri jauh jauh dan perlu bikin kambing hitam untuk dipersalahkan.

Mosok pada kasus tersebut yang dihukum malah anggota DKP yang menyidang, rak lucu men.  ...


Ada statemen yang menguatkan dari video berikut: 


Untuk memeriksa letjen, harusnya yang memeriksa itu jendral bintang 4. ni bintang 4nya cuman satu, lainnya yang memeriksa cuman satu tingkat di atasnya..


masya Allah,,, kasian TNI begini caranya,, tolong jangan 'permainkan' TNI dan Kapolri kita.